1048 Calon Jamaah Haji Banyuwangi Gagal Berangkat, Kemenag Bicara Uang Setoran

  • Whatsapp

Banyuwangi Pedia – Dua tahun berturut-turut calon jamaah haji (CJH) asal Indonesia gagal berangkat. Penyebabnya adalah ijin dari Otoritas Arab Saudi yang melarang jamaah asal Indonesia datang menunaikan rukun islam ke lima itu.

Alasan kuat lainnya yaitu terkait pandemi COVID-19 yang hingga kini belum usai. Pihak tanah suci juga tak ingin mengambil resiko atas bahaya penyebarannya.

Atas dasar itu, CJH asal Indonesia umumnya gagal berangkat untuk kedua kalinya.

“Di Banyuwangi ada 1048 calon jamaah haji. Tahun ini tahun kedua kita tidak memberangkatkan haji,” terang Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Banyuwangi, H. Mohamad Jali, Sabtu (5/6/2021).

Keputusan itu memang telah tertuang dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan pemberangkatan calon jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriah. Keputusan itu menjadi keputusan bersama agar semua pihak dapat memaklumkan.

“Karena ini kebijakan pemerintah, saya yakin betul ini keputusan terbaik untuk jemaah dan petugas. Ada banyak hal yang dipertimbangkan,” katanya.

Meski demikian, Jali menyebut, para jemaah haji yang telah terdaftar tak perlu khawatir. Mereka tetap mendapat jatah pemberangkatan haji pada periode berikutnya.

Jali juga memberi jaminan pada para warga yang telah memberikan setoran biaya haji. Pihaknya meminta agar para CJH tetap tenang.

“Warga yang terdaftar akan tetap menjadi prioritas. Meskipun memang pasca keputusan itu banyak warga yang datang untuk menanyakan nasibnya,” katanya. (dri)

Pos terkait