Australia Garap Sentra Sapi Perah di Banyuwangi

  • Whatsapp
Salah satu tempat pertenakan sapi perah di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. (BP/Ndy)

Banyuwangi Pedia – Pertemuan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dengan Brandon Collins dari Australia menelurkan sebuah kesepakatan. Pihak Australia menginginkan adanya peternakan sapi perah terpusat.

Alasan Australia ingin membuka sentra sapi perah, karena Banyuwangi memiliki kawasan lereng gunung. Kondisi itu cukup cocok untuk dijadikan lokasi peternakan sapi perah. Takut Kalah dengan Malaysia, Liga 1 Bergulir 27 Agustus

Bacaan Lainnya

“Pasokan pangan cukup dan tinggal menyesuaikan saja teknik perawatan yang diperlukan dengan kondisi di sini,” Perwakilan Pengembang sapi perah dari Australia, Brandon Collins.

Bahkan, pihaknya menargetkan peternakan tersebut akan mulai dikerjakan pada Oktober mendatang. “Secara gradual nanti akan ada 400 hingga 1200 ekor sapi yang akan dikelola dan terus ditingkatkan,” imbuhnya.

Tak sekadar areal peternakan, dia juga akan mengintegrasikannya dengan kawasan agrowisata dan edukasi. Sehingga dapat semakin memperluas nilai tambahnya bagi Banyuwangi.

Sementara itu, Bupati Ipuk menyambut baik rencana tersebut. Hal tersebut bisa menjadi salah satu pengungkit ekonomi bagi masyarakat Banyuwangi. “Kami akan mendorong serapan tenaga kerja lokal semaksimal mungkin untuk bisa terlibat dalam pengembangan sapi perah ini,” terang Ipuk.

Melihat Aksi TNI Wanita Cantik Banyuwangi Ikut Serbuan Vaksinasi

Kehadiran sentra sapi perah juga akan semakin memperkuat sektor peternakan Banyuwangi, yang selama ini sudah dikenal dengan kekuatan peternakan sapi rakyat.

Ipuk juga meminta kepada pengelola agar membangun agrowisata yang berbasis kearifan lokal. Sehingga nantinya memiliki kekhasan tersendiri jika dibandingkan dengan konsep agrowisata lainnya yang telah ada. “Supaya nanti ini bisa menjadi ikon Banyuwangi,” harapnya. (BP/Ndy)

Pos terkait