Buah Terong di Banyuwangi Buat Pakan Sapi, Apa Kabar Buah Naga?

  • Whatsapp
Buah terong Banyuwangi
Sapi milik warga di Kecamatan Bangorejo diberi makan buah terong yang tak laku dijual. (BP/Ist)

Banyuwangi Pedia – Total ada puluhan ton buah terong di Kecamatan Bangorejo, dibuang begitu saja. Bahkan ada beberapa petani yang mengambilnya untuk pakan ternak. Alhasil buah terong di Banyuwangi buat pakan sapi.

Alasannya hanya satu. Buah terong yang ditanam petani ternyata tidak laku di pasaran. Sehingga petani terpaksa membiarkan buah terong itu terbengkalai bahkan membusuk di pohonnya.

Bacaan Lainnya

Ada pula warga yang sengaja memungut hasil panen terong petani untuk dimasak sendiri. Tapi karena saking melimpahnya hasil panen, warga pun kewalahan.

Sehingga mau tidak mau harus mencari cara untuk memanfaatkannya. Salah satunya diberikan ke ternak seperti sapi maupun ternak lain untuk konsumsi makan.

Pemandangan ini memang sering kali lazim terlihat di tengah masyarakat atau petani di wilayah selatan Banyuwangi. Saat hasil panen melimpah tak sesuai dengan permintaan pasar, alhasil harganya akan jatuh dan nyaris tak laku.

Bahkan kalaupun laku, itu tak sesuai dengan harapan. Atau bisa jadi tak sesuai dengan hitungan biaya panen maupun biaya operasional lainnya.

Satu-satunya jalan ya dibiarkan atau dibuang. Konsekuensinya, petani jelas harus menderita kerugian yang dalam karena harus menutup biaya tanam dan perawatan.

Baru-baru ini video viral di media sosial menunjukkan seorang warga memberi makan sapi miliknya dengan buah terong di kandang. Saat dikonfirmasi pemilik video @sentot_ririn mengaku terong itu tidak laku.

“Harganya Rp 300 perkilogram,” katanya dalam chat via WhatsApp, Kamis (19/8/2021).

Selama ini memang pasar yang dituju untuk pengiriman buah terong asal Banyuwangi adalah Bali. Namun, karena kondisi saat ini yang tidak menentu akibat pandemi dan PPKM membuat pengiriman sedikit tersendat.

Sementara, sejumlah pasar di Banyuwangi sendiri juga tak bisa menampung jumlah panen terong milik petani. Belum ada solusi untuk mengantisipasi hal ini.

Beberapa tahun lalu, kondisi yang sama juga sempat terjadi di Banyuwangi selatan ini. Meskipun jenis komoditinya berbeda.

Australia Garap Sentra Sapi Perah di Banyuwangi

Saat itu, menimpa para petani buah naga yang harganya anjlok. Banyak warga yang membuang buah naga ke sungai. Ada pula yang justru memberikannya untuk makanan ternak. Sungguh miris. (BP/Ndy)

Pos terkait