Collab Indonesia-Korea, Mahasiswa Poliwangi Jadi Juara 3

  • Whatsapp
Mahasiswa Poliwangi
SIPRAKTIS alat penyiram tanaman otomatis buatan mahasiswa Poliwangi yang berkolaborasi dengan mahasiswa Korea Selatan hingga meraih juara 3 dalam ajang International Creativity Stasion 2021.

Banyuwangi Pedia – Mahasiswa Poliwangi berhasil meraih juara 3 dalam ajang International Creativity Station 2021. Predikat juara itu menambah deretan prestasi membanggakan bagi Politeknik Negeri Banyuwangi.

Pada ajang ini tim Poliwangi menciptakan sebuah alat yang sangat berguna. Yaitu sebuah alat penyiram tanaman otomatis. Alat ini telah diaplikasikan di Desa/ Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Bacaan Lainnya

“Produk ini dibuat berdasarkan observasi dan pengumpulan issue atau permasalahan di lapangan dengan berkomunikasi dengan mitra secara langsung bahwa pemupukan pada lahan pertanian selama ini masih belum efektif dan efisien,” jelas Ketua Tim 8 Poliwangi, Carenza Al Kharraz, Rabu (1/9/2021).

Poliwangi menerjunkan tim 8, di antaranya terdiri Carenza Al Kharraz dari Program Studi Teknik Informatika, Rindi Novia Ananda dari Program Studi Teknik Sipil dan Annisa Rani Maulida dari Program Studi Teknik Informatika. Para mahasiswa ini juga berkolaborasi dengan Mahasiswa Perwakilan Korea Selatan di antaranya Jeong chang Byeok dari Pusan National University (PNU), Yooh Han Young dan Kim Seung Woo dari Pukyong National University (PKNU) yang diumumkan dalam Closing Ceremony pada 24 Agustus 2021.

“Sehingga kami menciptakan alat yang kami namai SI PRAKTIS (Sistem Penyiraman Pertanian Otomatis) yaitu suatu alat yang dapat memudahkan mitra dalam melakukan penyiraman, terutama penyiraman pupuk, vitamin, pestisida, dan nutrisi lainnya dengan sistem penjadwalan secara otomatis dengan program arduino dan dikemas dengan seefisien mungkin agar dapat dioperasikan secara mudah oleh mitra,” ungkap Carenza yang juga merupakan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Poliwangi.

Mahasiswa Poliwangi
Tim 8 Poliwangi berpose dengan alat penyiram tanaman otomatis yang berhasil diciptakannya. (BP/ Ris)

Baca juga : Poliwangi Bikin Alat Olah Sampah Bertenaga Surya

Caren menjelaskan alat ini juga dirancang untuk medan berair dan berlumpur serta dengan menggunakan aki yang dapat digunakan selama kurang lebih satu bulan.

“Alat ini memiliki kelebihan yakni alat ini dapat di terapkan di berbagai sektor dan berbagai jenis tumbuhan,” Terangnya.

Selain meraih juara 3, beruntungnya lagi Annisa Rani Maulida juga meraih The Best Team Member yang diselenggarakan di Telkom University secara online ini.

Kegiatan ini, berlangsung dari Juni hingga Agustus 2021. Creativity Station merupakan kegiatan internasional berbasis pengabdian kepada masyarakat yang digagas oleh Prof. Young Boung Seo dari Pusan National University, Korea Selatan.

Pada kesempatan ini, ada 3 negara yang berkolaborasi. Di antaranya Korea Selatan, Maroko dan Indonesia, Poliwangi telah turut berpartisipasi selama 4 kali terhitung dari tahun 2018 yang juga sekaligus menjadi tuan rumah. (BP/ Ndy)

Pos terkait