Indonesia 76 Tahun Merdeka Usir Penjajah, Milenial Usir Virus

  • Whatsapp
Bendera merah putih
Bendera merah putih berkibar di Pantai Pancur, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi. (BP/Ndy)

Banyuwangi Pedia – Sejarah panjang Indonesia merdeka dimulai sejak 17 Agustus 1945. Ir. Soekarno memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur, Nomor 56. Kini usia negara merdeka ini telah menapak 76 tahun.

Sejarah juga mencatat, proses kemerdekaan RI memiliki goresan tinta yang menguntungkan. Negara ini bahkan bisa dikatakan untung karena rentetan peristiwa kelam.

Misalnya Pada 6 Agustus 1945, Kota Hiroshima, Jepang, luluh lantak akibat bom atom yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat. Tak berhenti di situ, Kota Nagasaki, Jepang, menjadi sasaran bom selanjutnya pada 9 Agustus 1945, tiga hari setelah bom di Kota Hiroshima.

Indonesia yang pada tahun 1945 masih berada di bawah pendudukan Jepang mendapat keuntungan besar. Ketika Negeri Sakura luluh lantah atas jatuhnya bom nuklir, dan menyerah kepada Sekutu saat Perang Dunia II.

Momentum ini dimanfaatkan pemuda Untuk mendesak Bung Karno agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, golongan pemuda menculik Soekarno dan Muhammad Hatta ke Rengasdengklok, Karawang pada 16 Agustus 1945 dini hari. Pada peristiwa itu, disepakati proklamasi kemerdekaan diumumkan pada Jumat, 17 Agutus 1945.

Tentunya, momen ini harus tetap dilestarikan dan semangat dari para pemuda juga tetap diwariskan ke generasi selanjutnya. Kemerdekaan di tengah pandemi Covid-19 seharusnya menjadi tantangan baru untuk anak bangsa. Alih-alih melawan penjajah, generasi saat ini dituntut untuk kuat dan mampu melawan virus.

Sebagaimana perjuangan pendahulu kita, dengan seiring perjuangan bangsa yang kian lama melawan musuh, maka semakin kuat. Cobaan bangsa yang silih berganti hingga tahun ke-76 ini, mari kita bersama menjadikan Republik Indonesia menjadi semakin kuat.

Pekik Merdeka dan syukur kepada Tuhan akan menjadi jalan. (BP/Ndy)

Pos terkait