Ini Dia 9 Kecelakaan Kapal Selam Tragis di Dunia, Hingga Ratusan Orang Tewas

  • Whatsapp

Dukungan serta doa dari seluruh pihak atas peristiwa yang dialami salah satu alautsista kapal selam miliki TNI Agkatan Laut, KRI Nanggala 402, yang hilang kontak sejak rabu (21/4) lalu, di perairan utara Bali. Kapal selam tersebut membawa 53 awak yang berada di dalamnya.

Namun hilangnya KRI Nanggala 402 menjadi kecelakaan kapal selam pertama di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas Kertopati, beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Dengan adanya peristiwa tersebut, bukan berarti kecelakaan kapal selam tidak pernah terjadi di negara lain. Beberapa negara pun pernah merasakan insiden serupa. Dilansir dari artikel yang dimuat AP News pada 2017, berikut sembilan kecelakaan kapal selam paling memilukan di dunia.

1. Kursk (141 tewas)
Kapal selam bertenaga nuklir milik Rusia, Kursk, meledak dan tenggelam saat bermanuver di Laut Barent pada 12 Agustus 2000. Sebagian besar dari 118 awak kapal tewas seketika. Namun, 23 lainnya sempat melarikan diri ke kompartemen belakang dan menunggu bantuan.

Tim penyelam Norwegia baru berhasil membuka pintu kapal selam sepekan setelah kejadian. Sayangnya, 23 orang yang berhasil melarikan diri itu ditemukan tewas karena mati lemas. Diketahui, kecelakaan itu disebabkan bahan bakar torpedo bocor.

2. HMS Thetis (99 orang tewas)
HMS Thetis, kapal selam milik Inggris, banjir dan tenggelam saat melakukan uji coba menyelam di Teluk Liverpool pada Juni 1939. Kapal selam itu mengangkut 103 awak kapal. Awak kapal tetap mengapung di buritan selama beberapa jam. Tetapi, hanya empat orang yang berhasil melarikan diri dan akhirnya selamat.

3. USS Thresher (129 orang tewas)
Pada 10 April 1963, USS Thresher tenggelam saat bermanuver di tenggara Cape Cod Massachusetts. Akibat kejadian itu, 129 awak kapal di dalamnya tidak diketahui keberadaannya. Kejadian ini merupakan bencana kapal selam paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat.

Kapal tersebut mengalami kendala teknis yang akhirnya menyebabkannya cepat turun di bawah kedalaman dan meledak. Bangkai kapal USS Thresher ditemukan 8.400 kaki di dasar laut.

4. USS Scorpion (99 orang tewas)
USS Scorpion hilang pada posisi 400 mil barat daya pulau Azores di Atlantik pada 21 Mei 1968. Total, 99 awak kapal di dalamnya tewas akibat kejadian itu. Lima bulan setelah peristiwa itu terjadi, puing-puing kapal selam bertenaga nuklir itu baru berhasil ditemukan di kedalaman sekitar 10.000 kaki air. Aktivasi atau ledakan baterai torpedo yang tidak disengaja diyakini menjadi penyebab USS Scorpion mengalami kecelakaan.

5. Soviet K-129 (98 orang tewas)
Kapal selam Soviet K-129 tenggelam saat berpatroli di Pasifik pada 8 Maret 1968. Kapal yang dipersenjatai dengan rudal nuklir itu membawa 98 awak kapal. Sayangnya, tidak ada yang selamat dari peristiwa itu.

Bangkai Soviet K-129 ditemukan oleh USS Halibut di barat laut Oahu pada kedalaman sekitar 6.000 kaki. Kapal itu diduga bertabrakan dengan kapal selam Amerika. Tetapi, Angkatan Laut AS mengatakan kapal tersebut mengalami ledakan internal yang dahsyat.

6. Ming 361 (70 orang tewas)
Pada 25 April 2003, kapal selam bertenaga diesel milik Tiongkok, Ming 361, mengalami kerusakan pada mesin diesel selama latihan yang akhirnya menghabiskan oksigen. Akibatnya, sebanyak 70 orang yang berada di kapal tersebut tewas. Kapal selam tersebut ditemukan di Laut Kuning. Ini merupakan kecelakaan kapal selam pertama yang dialami Tiongkok.

7. Kapal selam Soviet (52 orang tewas)
Kapal selam bertenaga nuklir, Soviet November-class, terbakar dan tenggelam di Teluk Biscay, utara Spanyol, pada 11 April 1970. Sebanyak 52 awak kapal dinyatakan tewas dan beberapa kru disebut berhasil melarikan diri. Namun, Uni Soviet tidak pernah merilis jumlah pasti yang awak kapal yang selamat.

8. Soviet K-278 Komsomolets (42 orang tewas)
Pada 7 April 1989, kapal selam nuklir Soviet K-278 Komsomolets tenggelam di Laut Norwegia. Kapal tersebut tenggelam usai mengalami kebakaran yang menyebabkan hilangnya daya sepenuhnya.
Beberapa awal kapal sempat melarikan diri saat kapal tenggelam dan diselamatkan oleh kapal penangkap ikan. Sayangnya, tidak semua awak kapal dapat diselamatkan. Diketahui, 42 dari 69 pelaut tewas.

9. S-4 (40 orang tewas)
Pada 17 Desember 1927, kapal selam milik AS tenggelam setelah menabrak kapal penjaga pantai Paulding di lepas pantai Provincetown, Massachusetts. Akibat kejadian itu, 40 awak kapal dinyatakan tewas. Termasuk enam orang yang bertahan di ruang torpedo selama lebih dari satu hari. Sayangnya, enam orang itu kehabisan oksigen sebelum tim penyelamat dapat menggapai posisi mereka.

Pos terkait