Ini Terjadi pada Jiwa Setelah Kematian

Banyuwangi Pedia – Imam al-Qurtub menyebutkan dalam karyanya yang lengkap tentang apa yang terjadi setelah kematian. “Al-Tadhkira fī Ahwal al-Mawtā wa Umūr al-Ākhira” bahwa jiwa orang-orang beriman akan bertemu satu sama lain di langit.

Hal ini serupa dengan apa yang disebutkan oleh Ibn al-Qayyim al-Jawziyya dalam “Kitab al-Rh” tentang ruh orang yang telah meninggal yang bertemu satu sama lain, saling mengunjungi, dan saling berdzikir kepada Yang Maha Kuasa. Imam Ibn Qayyim menyebutkan, ini khusus untuk jiwa orang-orang mukmin karena mereka dalam keadaan berkah, bebas berkeliaran, berbeda dengan jiwa orang-orang kafir, yang tersiksa dan dibatasi.

“Setiap jiwa akan bersama para sahabatnya yang berada pada [tingkat] perbuatan baik yang sama, dan jiwa Nabi kita Muhammad (semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian) bersama dengan Sahabat Tertinggi (Allah, Maha Tinggi).

“Allah berfirman, ‘Barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul, maka mereka termasuk orang-orang yang dirahmati Allah, di antara para Nabi, orang-orang yang beriman besar, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang yang saleh,”

Betapa hebatnya mereka!’ (Quran 4:69) Kebersamaan (disebutkan dalam ayat ini) berlaku untuk tempat tinggal ini, Alam Perantara (barzakh), dan Tempat Pembalasan [yaitu akhirat]. Seseorang dengan siapa dia mencintai di ketiga tempat tinggal ini.” ucapnya. (BP/Ndy)