Juara Liga Eropa Ditentukan Pemain Nomor Punggung 7

  • Whatsapp

Banyuwangi Pedia – Keberhasilan dua tim di final Liga Eropa tak lepas dari kegigihan skuad yang mumpuni. Dua tim yang kenyang pengalaman di kompetisi ini.

Villarreal CF, tim asal Spanyol muncul tak terbendung hingga partai puncak. Manchester United dari Inggris, juga sama.

Bacaan Lainnya

Meski keduanya tak bisa berbuat banyak di liga domestik, tapi tim tersebut mampu menunjukkan permainan terbaik di liga kasta kedua di Eropa. Final menjadi partai ideal keduanya.

Ya, mereka harus berjuang bersama demi satu titel juara. Kedalaman skuad bakal menjadi penentu partai ini.

Kubu Villarreal tampil full team. Beda dengan Manchester United yang minus sang kapten Hary Maguire. Namun, kick off pertarungan tetap dimulai di Stadion Energa, Gdanks, Polandia.

Babak pertama, Villarreal memulai pertandingan cukup baik. Mereka bermain dengan kekuatan pemain tengah yang kuat. Meski tak ada pemain top menempati posisi itu.

Ada barisan para mantan seperti Coquelin eks Arsenal, maupun Dani Parejo sang kapten yang dibuang Valencia. Tapi keduanya tetap dicintai oleh sang Manager Unay Emery.

Ya, pelatih Unay Emery pernah membesut keduanya kala di klub masing-masing. Kini, kekuatan kembali dipadukan di Villarreal pada partai final ini.

Menuju menit ke 29, Villarreal benar berkuasa. Sepakan Gerard Moreno menjebol gawang compatriot nya David De Gea. Skor 1-0 pun tercipta di papan skor.

Dialah pemain depan bernomor punggung 7 pertama yang nyekor di partai ini. Gerard Moreno tampak sendirian meski berduet dengan striker yang tak kalah gacor di liga, Carlos Bacca.

Pemain nomor pungung 7 mantan Espanyol itu menutup babak pertama. Hingga memulai pertandingan usai turun minum, kedua tim masih tampak penasaran.

Ujungnya, lagi-lagi pemain nomor punggung 7 mencetak gol. Prosesnya hampir sama, berawal dari bola mati, bola liar disambar dengan positioning yang tepat dan gol tercipta.

Tapi, kali ini si anak hilang Edinson Cavani yang menyamakan kedudukan. Bahkan gol pemain nomor punggung 7 Manchester United ini berhasil menyudahi laga.

Hingga batas waktu berakhir hasil tetap imbang. Sementara pertandingan belum ada pemenang, sehingga harus melaju hingga 30 menit babak tambahan.

Kesempatan ini pun sama. Kedua tim juga tak mampu mencetak gol. Berbagi angka satu masih menjadi hasil akhir. Sehingga terpaksa harus dilanjutkan dengan babak tos-tosan adu tendangan pinalti.

Uniknya, 5 penendang pertama dari masing-masing tim berhasil menjaringkan bola. Dua pemain nomor punggung 7 juga ada di dalamnya. Artinya pemain nomor punggung 7 mencetak dua gol di partai puncak ini.

Tendangan pinalti berlanjut hingga jatah semua pemain habis untuk menendang. Dramanya, Manchester United harus kalah karena, penendang terakhir tak berhasil menjaringkan bola.

Ya, sang kiper sendiri gagal beradu skill menendang penalti. Akhirnya, kampiun Liga Eropa direbut oleh Villarreal. (dri)

Pos terkait