Klaster Ponpes, Santri OTG Otomatis Sembuh

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono saat mendampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di dapur umum tanggap darurat penanganan Covid 19 klaster pondok pesantren Darussalam Blokagung, di lapangan Kaligesing, Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari. (istimewa)
banner 468x60

Banyuwangi – Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono menyebut, santri OTG (Orang Tanpa Gejala) otomatis dinyatakan sembuh. Kondisi ini menyusul berakhirnya masa karantina di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari.

“Masa karantina akan berakhir pada Sabtu 12 September pukul 24.00 WIB. Selama 14 hari santri telah menjalani karantina. Setelah menjalani masa karantina, seluruh santri dinyatakan sembuh,” kata Rio sapaan akrab Widji Lestariono, Sabtu (12/9/2020).

Bacaan Lainnya

banner 300250

Kecuali, kata Rio, bagi santri yang memiliki gejala. Menurutnya, mereka akan dipisah dan ditambah masa karantina selama lima hari.

“Ini sesuai dengan pedoman penanganan covid-19 Kementerian Kesehatan revisi ke-5. Bagi yang telah menyelesaikan masa karantina dan tidak bergejala, bisa dinyatakan sembuh,” kata Rio.

Data terkini menunjukkan terdapat 80 santri yang dinyatakan sembuh. Prosentase ini menambah angka kesembuhan santri klaster pondok pesantren Darussalam Blokagung menjadi 171.

Meski demikian, kasus terkonfirmasi positif Covid 19 di Banyuwangi juga terus bertambah. Saat ini, total mencapai 1012 kasus. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60