KRI Nanggala Hilang Kontak dan Strategi Perang

  • Whatsapp

Banyuwangi Pedia – Tepat hari ini KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan Bali. Kapal buatan Jerman tahun 1979 itu hilang setelah mendapat instruksi untuk melakukan penyelaman.

Memang, kapal perang ini berjenis kapal selam. Nanggala 402 telah masuk jajaran armada TNI-AL sejak 1981. Kapal ini juga disebut kelas Cakra dengan berat 1.395 ton dan panjang 59 meter.

Bacaan Lainnya

KRI Nanggala hilangin kontak di a Bali, 95 KM atau sekitar 60 mil laut dengan kedalaman 700 meter atau 2300 feet. Kabar terkini, ada tumpahan minyak di sekitar terakhir KRI Nanggala hilang kontak.

Bahkan, pemerintah telah meminta bantuan Singapore dan Australia untuk membantu pencarian. Meski juga telah ada informasi mengenai keberadaan KRI Nanggala hilang kontak ini.

Strategi Perang

Kegiatan kapal selam memang selalu senyap dan tak terdeteksi. Bahkan dari pasukan elit sekalipun.

Dikutip dari pal.co.id, Instrumen Angkatan Laut telah digunakan sebagai sarana politik jauh di masa lampau. Alfred Thayer Mahan dalam bukunya The Influence of the Sea upon the French Revolution & Empire menyatakan bahwa strategi dominasi kekuatan Angkatan Laut akan menentukan kemenangan, kemenangan tidak diraih melalui operasi besar di darat melainkan melalui kontrol atau penguasaan laut, lebih lanjut dituliskan Angkatan Laut memiliki posisi strategis karena pengaruhnya dapat dirasakan di wilayah dimana kekuatan darat tidak dapat hadir/presence.

Penggunaan rudal dalam strategi perang laut menjadi pembeda dalam strategi konvensional dan modern.

Teknologi peperangan laut modern berkembang sangat pesat pada berbagai jenis kapal perang seperti kapal selam, kapal induk, destroyer, frigate, korvet, dan lainnya. Teknologi siluman menjadi hal yang paling dikembangkan saat ini, agar kapal perang dapat beroperasi dengan kemungkinan terdeteksi radar seminimal mungkin.

Nah, kembali ke KRI Nanggala 402 ini memang telah berevolusi dengan kecanggihan. Bahkan, menjadi bagian yang sangat diandalkan oleh angkatan laut negeri ini.

KRI Nanggala hilang kontak sama halnya dengan menunjukkan kualitasnya. Kapasitas sebagai alutsista perang senyap yang tak terdeteksi radar lawan.

Meminta bantuan negara lain sama juga menunjukkan kecanggihan alutsista angkatan laut RI di mata dunia. Andai ini semua benar, selamat KRI Nanggala 402 berhasil menunjukkan sensasinya. (Ndy)

Pos terkait