Marinir TNI Lampon Tanam Seribu Pohon Antisipasi Abrasi

Banyuwangi Pedia – Prajurit Korps Marinir TNI AL 7 Lampon Banyuwangi menanam seribu pohon jenis cemara udang di pesisir Pantai Lampon Desa Ringin Sari, Kecamatan Pesanggaran. Penanaman ini dipimpin langsung oleh Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dankolatmar) Kolonel Marinir I Made Sukada bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kecamatan Pesanggaran, Divisi Regional Perhutani Jatim, KPH Perhutani Meru Betiri, Organisasi dan Tokoh Masyarakat serta Jalasenastri Ranting H Cabang 5 PG Kormar.

Tujuan penanaman ini, sebagai wujud kiprah dan aksi nyata Korps Marinir TNI AL mendukung program pemerintah dalam rangka menjaga melindungi dan melestarikan ekosistem hutan.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini sesuai instruksi Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono bahwa tidak boleh ada penebangan pohon secara liar atau illegal di daerah hutan lindung. Korps Marinir TNI AL mempunyai prinsip ‘Satu pohon mati akibat alam atau ulah manusia maka harus diganti dengan tanaman baru yang lebih besar jumlahnya, mati satu tumbuh seribu,” paparnya, Selasa (19/10/2021).

Dankolatmar menyebut pihaknya siap membantu pengawasan fisik tanaman yang ditanam secara serentak ini. Harapannya agar tumbuh dengan baik dan memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar untuk turut serta dalam menjaga dan melestarikan hutan sehingga tanaman terjamin kelangsungan hidupnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dimanapun daerah latihan Korps Marinir tetap harus terjaga lingkungannya dengan aksi nyata penanaman 1000 pohon ini, dengan harapan kedepan bisa memperbaiki hutan-hutan yang rusak kembali menjadi alami dan populasi hewannya bisa terjaga dan terlindungi, kita rawat dan jaga hutan ini bersama-sama semoga menjadikan sedekah amal jariyah yang pahalanya tidak terputus,” pungkasnya.

Kawasan Pantai Lampon merupakan kawasan yang perlu mendapatkan perhatian lebih guna menjaga terjadinya abrasi, perlu dilindungi dan dilestarikan keasliannya agar fungsi ekologisnya tetap terjaga bermanfaat sebagai penyangga kehidupan dan mencegah bencana alam.

Turut Hadir dalam kegiatan; Dankolatmar Kolonel Marinir I Made Sukada, GM External Affair PT Merdeka Cooper Gold Tbk Katamsi Ginano, Danpuslatpurmar-7 Lampon Letkol Mar Dodik Eko Siswanto, Letkol Mar Kardono Syamsu, SM External Affair PT BSI Yunizar Imamsyah Perwira Puslatpurmar-7 Lampon, Ketua Ranting H Cabang 5 PG Kormar beserta pengurus, Pokmaswas Benteng Samudera, Sunarto, Rapala Banyuwangi, Banser wilayah Pesanggaran, RAPI ( Radio Amatir Penduduk Indonesia) Banyuwangi, dan Perwakilan Tokoh Masyarakat H. Paino. (BP/Ndy)