Memerah Yunita, si Kambing Sapera Banyuwangi

  • Whatsapp
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas memerah susu kambing jenis Sapera di Balai penyuluhan Pertanian, Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (6/6/2021).

Banyuwangi Pedia – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Banyuwangi tengah mengembangbiakkan kambing jenis Sapera. Kambing ini merupakan hasil persilangan antara kambing jenis sanen dan peranakan etawa.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mencoba langsung sensasi memerah susu yunita si kambing jenis sapera itu “rasanya aneh yaa gimana gitu” ujarnya disambut gelak tawa warga, Minggu (6/6/2021).

Bacaan Lainnya

Pengembangbiakan ini bagus selain dapat memenuhi permintaan susu kambing di Banyuwangi juga menyehatkan untuk dikonsumsi.

Kambing jenis sanen memiliki kelebihan produksi susunya yang tinggi namun ada sedikit bau pada susunya. Sedangkan peranakan etawa juga merupakan penghasil susu dan daging namun secara kuantitas susunya sedikit.

Dengan hasil persilangan dua jenis kambing itu diklaim mampu menghasilkan susu lebih tinggi, sehingga mampu menutupi kekurangannya. Hasil susunya mampu 1,5-2 liter per hari, sedangkan kalau kambing biasa hanya 0,8 liter perhari.

“Di Banyuwangi sendiri kita masih kekurangan stok susu dan juga jenis kambing sapera ini,” terang Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Banyuwangi Arief Setiawan, Minggu (6/6/2021).

Selain itu, kata Arief, harga jual susu kambing jenis ini juga masih tinggi mencapai Rp12 ribu di tingkat petani. Sedangkan di pedagang bisa menembus harga Rp15 ribu perliter. Sedangkan kalau sudah diolah lagi menjadi produk bisa mencapai Rp20 ribu per liternya.

“Populasinya di Banyuwangi masih sedikit sekitar 450 ekor saja dan ini masih terus dilakukan pengembangbiakan,” tambahnya. (buc)

 

 

 

Pos terkait