Nonton Liga 1 Sulit, Liga Super Malaysia Tinggal Putar YouTube

  • Whatsapp
Liga 1
Tangkapan layar jadwal pertandingan BRI Liga 1 di vidio.com.

Banyuwangi Pedia – BRI Liga 1 atau Liga Indonesia kembali bergulir. Banyak warga dan supporter menyambut gembira.

Namun dari kegembiraan itu ada sejumlah warga yang kesulitan menikmati kompetisi sepakbola tertinggi di negeri ini. Emtek sebagai pemegang hak siar menyiarkan secara live melalui layar kaca Indosiar.

Bacaan Lainnya

Tapi, tak seperti biasanya channel ini mudah dinikmati saat acara sinetron atau kompetisi pencarian bakat menyanyi. Kini, saat Liga 1 yang konon dinanti banyak penggemar justru tak bisa dinikmati penuh.

Ada beberapa opsi untuk menikmati siaran langsung Liga 1 ini. Pertama, warga bisa menyetel channel Indosiar melalui saluran digital. Kedua, bisa melalui TV analog, ketiga melalui situs website multi channel vidio.com.

Baca juga : Takut Kalah dengan Malaysia, Liga 1 Bergulir 27 Agustus

Saluran TV digital dinilai sulit karena tak semua daerah atau wilayah di Indonesia bisa mendapatkan signal. Begitupun dengan TV analog. Banyak warga yang kini telah beralih ke TV kabel atau antena parabola.

Kedua pilihan saluran ini juga tak dapat dinikmati penggemar Liga 1, karena saluran diacak.

Alternatif lainnya melalui vidio.com. Penggemar bisa menikmati BRI Liga 1, tapi harus berlangganan atau membeli paket yang disediakan di platform tersebut.

Harga paket premium di vidio.com adalah sekitar Rp 199 ribu atau Rp 109 ribu jika mendapat voucher promo. Belum lagi, pecinta sepakbola harus memiliki jaringan atau paketan internet.

Kondisi itu beda dengan kompetisi yang diputar di Liga Malaysia. Liga Super Malaysia justru lebih mudah untuk dinikmati.

Penggemar bola sepak atau penyokong sukan Malaysia bisa menikmati tim yang disokong cukup menonton melalui channel Youtube. Salah satu channel resmi yang dipilih untuk menyiarkan pertandingan Liga Malaysia yaitu channel YouTube @unifi.

Kedua Liga di beda negara ini menyuguhkan pertandingan sepakbola untuk penggemar di negara masing-masing. Tujuannya untuk menghibur warga yang saat ini sedang beraktivitas di rumah.

Karena kondisi pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga berakhir. Kondisi ini juga memaksa para pendukung sepakbola di kedua negara tidak diijinkan datang ke stadion. (BP/Ndy)

 

Pos terkait