Pecel Gedhang Kuliner Kuno Suku Osing

  • Whatsapp
Pelayan menunjukan makanan pecel gedhang di Warung Watu Semar, Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur.
Pelayan menunjukan makanan pecel gedhang di Warung Watu Semar, Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur.

Banyuwangi Pedia – Sejarah makanan suku Osing Banyuwangi selalu menarik untuk disimak. Ada namanya pecel gedhang.

Ya, satu kuliner kuno ini konon menjadi makanan petani masyarakat suku Osing. Kala itu, Pecel Gedhang biasanya dijadikan untuk santapan sebelum berangkat ke sawah.

Bacaan Lainnya

Pecel gedhang ini cukup unik. Karena makanan ini tidak berbahan kacang sambel seperti yang dibayangkan.

Karena pecel gedhang ini jauh berbeda. Kuliner ini justru berbahan pisang dibakar. Ada topingnya berasal dari parutan kelapa yang ditabur di atasnya. Lalu, ditambah guyuran gula aren, membikin tampilan makin lumer.

Rasanya unik, aroma asap bakaran pisang sangat identik. Apalagi ditambah gurihnya parutan kelapa serta manisnya gula aren menjadi paduan rasa yang legit di lidah, dan tidak bikin eneg.

Kuliner petani masyarakat Osing yang tergolong langka ini, sekarang tidak banyak yang membuatnya. Namun jangan khawatir bila sahabat penasaran, warung Watu Semar di Glagah malah menyajikan itu sebagai menu andalannya.

[foogallery id=”2048″]

Pemilik warung Choliqul Ridho mengatakan, kuliner ini sudah ada sejak dirinya masih duduk di bangku Sekolah Dasar tahun 70an lalu. “Saya ingat mbah saya sebelum pergi ke sawah selalu menyantap pisang bakar dikasih parutan kelapa didampingi kopi pahit. Karena kuliner petani zaman dulu ini sudah langka ya saya coba melestarikannya dan menjadikan menu utama di warung saya,” ungkapnya.

Pisang yang dibakar pun dipilih yang tidak terlalu matang dan tidak terlalu mentah agar saat digigit ada sensasi kenyalnya.

“Kalau zaman dulu tidak ada gulanya, namun disini saya tambah gula aren dan pelanggan saya banyak yang suka,” tambahnya.

Pengen menikmati sensasi kuliner Pecel Gedhang khas Suku Osing? Datang saja di Warung Watu Semar, Desa Paspan, Kecamatan Glagah. Dijamin, pasti terkenang. (BP/Buch)

Pos terkait