Satwa Liar di Baluran Berpesta Saat PPKM

  • Whatsapp
Gekelompok Ajax mengejar mangsanya Rusa timor (Pavo muticus) di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur.
Gekelompok Ajax mengejar mangsanya Rusa timor (Pavo muticus) di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur.

Baluran, Banyuwangi Pedia – Pemberlakuan PPKM darurat dan level di wilayah Jawa – Bali memaksa semua daerah mengikutinya. Mulai dari pusat pemerintahan, pusat ekonomi, ruang publik hingga destinasi wisata ikut terdampak penyesuaian.

Tujuannya mengurangi ruang gerak bagi warga untuk menekan penularan Covid 19. Tanpa menuntut keadaan, Coronavirus hingga kini masih ada.

Bacaan Lainnya

Buktinya, dari hari ke hari kasus masih terus mendera para warga. Tak sedikit dari mereka harus menjalani perawatan hingga meregang nyawa karena kondisi parah digerogoti Covid 19.

Demi kebaikan bersama, protokol kesehatan di tengah masyarakat harus ditegakkan. Menjaga kesehatan diri sama juga menjaga sesama dan alam sekitar.

Meski dampak dari PPKM cukup berarti bahkan mencekik bagi warga, tapi tidak bagi kawanan hewan liar di hutan Baluran. Para satwa yang bernaung di belantara hutan justru asyik berpesta karena tak ada pengganggu yang masuk wilayahnya.

Benar saja, selama PPKM banyak tempat wisata ditutup tak terkecuali TN Baluran. Kawasan taman nasional yang memiliki hamparan padang savana luas ini menjadi seakan menjadi panggung gembira bagi kawanan kerbau liar, banteng, burung, rusa, monyet dan sejumlah predator.

Mereka nampak menikmati kebebasan yang lama tak didapat karena banyaknya pengunjung yang datang. Setiap kawanan saling kuasa untuk merebut daerah kekuasaannya.

Pemandangan yang jarang terlihat di hutan berjuluk Africa Van Java ini. Hewan liar bergelak bebas mengeksplor daerahnya.

Hamparan rumput hijau menjadi ladang mewah bagi kerbau, banteng dan rusa. Tak sedikit burung, monyet juga turut bersaing memanfaatkannya.

Jika beruntung, kawanan Ajag atau anjing hutan juga nampak di hutan ini. Bahkan, mereka bebas berburu menu pilihannya layaknya di hutan Afrika.

Jenis satwa predator ini jarang sekali terlihat di hutan ini. Apalagi saat wisata dibuka dan kunjungan wisatawan datang. Satwa ini lebih memilih berburu jauh di hutan jika keberadaannya merasa tidak aman.

Bahkan kerap kali banyak dijumpai jenis macan tutul yang menaungi kawasan hutan ini. Kadang mereka nampak pada malam hari saat sang raja hutan melakukan aktivitas minum maupun berburu makanan.

Waah, asyik ya kalau pemandangan ini bisa kita lihat setiap hari. Satwa liar mesra dengan hutannya. Sementara manusia sibuk dengan aktivitasnya di dunianya sendiri. (BP/Ndy)

Pos terkait