Selebrasi Ala Martins Pemain Persewangi Banyuwangi Usai Mencetak Gol ke Gawang Persikapro Probolinggo

Persewangi Banyuwangi
Selebrasi Delvin Taplo pemain Persewangi Banyuwangi usai mencetak gol kemenangan untuk timnya. (BP/Ndy)

Banyuwangi Pedia – Pemain depan Persewangi Banyuwangi Delvin Z Taplo berhasil mencetak gol perdana pada pertandingan melawan Persikapro Probolinggo di Stadion Diponegoro. Usai mencetak gol itu, pemain muda asal Papua itu melakukan selebrasi unik.

Ya, pemain bernomor punggung 7 itu melakukan salto yang mengingatkan selebrasi mantan pemain Internazionale Milan, Obafemi Martins. Gol itu memang berharga, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga mengantarkan timnya memenangi pertandingan perdananya.

Bacaan Lainnya

Melalui gol sundulan kepalanya itu, Persewangi Banyuwangi berhasil mempecundangi perlawanan Persikapro Probolinggo. Hasil itu juga membuktikan timnya sebagai tuan rumah yang perlu disegani.

Meski pada pertandingan itu, mereka harus bermain dengan 10 pemain sejak di babak pertama. Mochamad Radif Kautshar mendapat kartu merah setelah upayanya memprotes keputusan wasit.

Gol Delvin Z Taplo menjadi obat dari perjuangan yang tak kenal lelah Laskar Blambangan. Karena sebelumnya, mereka sempat bermain imbang setelah Persikapro Probolinggo berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke 64.

Tendangan jarak jauh Haris Ibadurrohman menghujam deras ke gawang Persewangi Banyuwangi yang dijaga oleh Mahendra Eka BA.

Gol itu tercipta berkat permainan individu pemain yang berposisi sebagai pemain depan tersebut. Barisan pertahanan Persewangi Banyuwangi yang nampak lengah mampu diacak-acak oleh penyeranb Persikapro Probolinggo.

Kegembiraan pemain dan pelatih pecah sesaat setelah gol tercipta. Pemain Persikapro Probolinggo bersuka cita merayakannya.

Meski kebobolan, Tim Persewangi Banyuwangi tak patah arang. Dua pemain dimasukkan untuk menambah ketajaman. Meskipun upaya itu masih sulit, terlebih Laskar Blambangan kekurangan satu pemain karena kartu merah.

Strategi pelatih yang menumpuk pemain di pertahanan menjadi kunci. Sesekali mereka menyerang melalui serangan balik. Hingga gol tercipta dan Persewangi Banyuwangi menang dengan skor 1-2.

“Ya kita tahu pertandingan pertama memang sulit, apalagi di tengah terik matahari yang cukup panas. Itu mungkin membuta emosi, pemain kita juga tidak sabar hasilnya ada yang mendapat kartu merah,” kata Isdiantono, Pelatih Persewangi Banyuwangi, Selasa (9/11/2021).

Persewangi Banyuwangi berhasil mendapat poin penuh pada pertandingan ini. Namun demikian, tim pelatih masih perlu evaluasi untuk pertandingan selanjutnya. (BP/Ndy)