Untag Banyuwangi Fokus Petakan Permasalahan Wirausahawan Pemula

  • Whatsapp

Banyuwangi Pedia – Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi terus mematangkan pelatihan kewirausahaan bagi pelaku usaha pemula. Ratusan peserta Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Untag Banyuwangi 2021, mendapat materi lebih serius dalam mengembangkan usaha.

Pada pelatihan kali ini, panitia lebih meniti beratkan pada permasalahan yang dihadapi oleh para wirausahawan muda. Bahkan secara khusus, Untag Banyuwangi sengaja mendatangkan narasumber yang fokus di bidangnya, yakni Presiden Pro-Indonesia Taufan B. Umbara.

Bacaan Lainnya

Seperti kegiatan sebelumnya, pelatihan berjalan secara daring karena situasi pandemi Covid 19, PPKM Level 4 sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan secara tatap muka. Meski demikian, peserta tetap antusias untuk mengikuti kegiatan ini.

Presiden Pro-Indonesia Taufan B. Umbara dalam pemaparannya juga membagikan pengalaman dan kisah suksesnya memulai bisnis. Ia menyebut dalam memulai bisnis harus bisa melihat peluang serta dapat melihat permasalahan yang dapat dijadikan strategi dalam menentukan core bisnisnya.

“Permasalahan pengusaha pemula adalah menjalankan bisnisnya tanpa tau produk atau jasanya itu dibutuhkan oleh masyarakat atau tidak,” terangnya, Selasa (10/8/2021).

Taufan menyebut, memulai bisnis harus dimulai dari peningkatan sumber daya manusia. Meliputi kemampuan pribadi dan cara memecahkan masalah.

“Karena berbicara dunia usaha bicara kapasitas human resources dan human capability. Sehingga perlu peningkatan sumber daya manusianya terlebih dahulu agar bisa menghasilkan produk atau jasa terbaik yang dibutuhkan pasar, ” ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola PPK Untag Banyuwangi Dr. Herdiana Dyah Susanti mengatakan pelatihan ini harapan agar wirausaha pemula dapat berkembang dan mampu bersaing terhadap produk dan jasa yang menjadi keunikan produknya. Ia menyebut pelatihan kewirausahaan seperti ini dapat membantu pelaku usaha untuk melihat keunggulan dan DNA bisnisnya.

“Pelatihan kewirausahaan sebagai upaya untuk mendorong bisa berkembang dan memiliki daya saing. Pelatihan ini juga berbeda karena adanya kegiatan yang berbeda yakni kompetisi bisnis,” terangnya.

Ketua PPK Untag Banyuwangi Dian Arief Pradana M.Pd menilai pelatihan kali cukup bermanfaat bagi para peserta. Meski hanya berlangsung selama tiga jam, namun nilai di dalamnya cukup beragam untuk membentuk wirausahawan muda lebih tertantang untuk mengembangkan usahanya.

“Kami berharap dari kegiatan ini mahasiswa dan alumni Untag Banyuwangi dapat menerima setiap materi yang diberikan serta bermanfaat untuk mengembangkan usahanya. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan hingga bulan Desember 2021,” jelasnya. (BP/Ndy)

Pos terkait